Minggu, 13 April 2014

kenapa mau sama dia?



Seorang teman yang semampai sekali, kekasihnya berbadan besar bahkan teramat besar. Semua orang bertanya, kenapa mau sama dia? Jawabnya, karena itulah kelebihanya dan aku menerimanya.

Seorang teman pintar sekali, kekasihnya duda anak satu. Semua orang bertanya, kenapa mau sama dia? Jawabnya, toh semua yang kau punya juga titipan dan aku menerimanya.

Teman lainnya seorang yang cantik sekali, kekasihnya tunarungu dan tunawicara. Semua orang bertanya, kenapa mau sama dia? Jawabnya, karena kita semua pun tak sempurna, aku tak mencari kesempurnaan dan aku menerimanya.

Masih banyak contoh lainnya.

Banyak belajar dari mereka semakin membuat merasa bodoh. Mereka punya pilihan, dan setiap pilihan punya jawaban, jika tidak memiliki jawaban coba dicek lagi, apa pilihan matang? Aku memang tidak semampai, tidak pintar, apalagi cantik, tidak. Cuma biasa saja. Tapi aku beralasan dan punya jawaban atas pilihan. Aku menerimanya

Termasuk harus menerima jika tidak diterima.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar